SOP PENERBITAN IZIN PEMBUANGAN LIMBAH CAIR

Perizinan pembuangan air limbah cair merupakan Upaya pembatasan beban limbah cair yang dibuang ke perairan umum/sumber air. Tujuannya adalah agar air yang ada pada sumber air tidak tercemar dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk memenuhi bebagai kebutuhan sesuai dengan peruntukannya.


Dasar Hukum :

UU No.32 Tahun 2009 tentang tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagai pengganti UU No. 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan Lingkungan Hidup.
Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.111 Tahun 2003 tentang pedoman mengenai syarat Tata Cara Perizinan serta Pedoman Kajian Pembuangan Buih Air Limbah ke air atau sumber air
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No.5 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No. 10 tahun 2004 tentang Baku Mutu air Limbah
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah


SOP PENERBITAN IZIN PEMBUANGAN LIMBAH CAIR

1.    Foto copy akte pendirian perusahaan

2.    Foto copy izin usaha

3.    Foto copy IMB

4.    Foto copy Lokasi

5.    Foto copy Izin Lingkungan / rekomendasi RKL-RPL atau UKL-UPL atau SPPL

6.    Foto copy SIPA

7.    Surat pernyataan kesanggupan untuk menaati persyaratan yang berlaku

8.    Surat Pernyataan kesanggupan untuk menaati persayaratan yang berlaku

9.    Surat pernyataan tidak dalam sengketa lingkungan, mengetahui ketua RT dan Lurah

10.  Mengisi Formulir Pengajuan Izin

11.  Peta Lokasi pembuangan air limbah cair dan pengambilan sampel ( titik outlet dan titik out fall)

12.  Gambar Denah Drainase

13.  Gambar Desain teknis IPAL dengan dimensi

14.  Deskripsi Metode Pengolahan IPAL

15.  SOP IPAL dan sususna organisasi pengelolaan Lingkungan (IPAL)

16.  SOP penanganan Tanggap Darurat

17.  Hasil analisa Swapantau selama 3 bulan terakhir

18.  Daftar Bahan Baku dan Bahan Penolong beserta MSDS nya

19.  Diagram alir proses produksi

20.  Rekapitulasi pemakaian Air PAM/ Air Tanah selama 1 tahun

21.  Rekapitulasi pencatatan debit harian selama 3 bulan

22.  Neraca Air

23.  Ijin pengambilan Air Permukaan

24.  Loog Book (Untuk perizinan baru selama 1 Bulan atau perpanjangan 12 Bulan)

 

PROSEDUR

 

1.    Pemohon mengajukan surat permohonan pengajuan ijin baru atau perpanjangan Ijin Pembuangan Limbah di DPMPTSP,

2.    Setelah surat permohonan dan kelengkapannya masuk, maka akan dilakukan pemeriksaan segala persyaratan terkait dengan permohonan ijin tersebut,

 

·         Apabila persyaratan kurang lengkap, maka berkas tersebut akan dikembalikan ke pemohon untuk segera dilengkapi.

·         Dan jika persyaratan dinyatakan lengkap, maka DPMPTSP akan menugaskan tim verifikasi untuk melakukan verifikasi teknis.

 

3.    Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan status pemenuhan persyaratan admisistrasi permohonan ijin paling lama 7 (tujuh) hari setelah permohonan ijin dan dokumen persyaratan diterima.

4.    Setelah persyaratan teknis dipenuhi, pimpinan menugaskan tim verifikasi untuk melakukan verifikasi teknis ke lapangan, maka tim menuju ke lapangan untuk memeriksa kondisi riil untuk mencocokkan dengan data-data yang diisi dalam dokumen persyaratan.

5.    Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan status pemenuhan persyaratan teknis (berita acara) kepada pemohon paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah verifikasi teknis dilaksanakan.

6.    Dari hasil verifikasi teknis yang dilakukan, akan dikeluarkan rekomendasi yang berupa penilaian layak atau tidak pemohon tersebut mendapatkan Izin Pembuangan Limbah Cair.

·         Pemohon ijin yang dinyatakan tidak layak, selanjutnya pemohon tersebut harus memenuhi persyaratan atau hal-hal lain yang dinyatakan kurang pada proses verifikasi teknis.

·         Pemohon ijin yang dinyatakan layak, selanjutnya proses akan dilanjutkan sesuai dengan prosedur.

7.    Tim verifikasi melaporkan hasil verifikasi lapangan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

8.    Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan Rekomendasi ke DPMPTSP.

9.    Kepala DPMPTSP menerbitkan izin;

10.  Keputusan ijin diterbitkan paling lama 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak terpenuhinya persyaratan administrasi dan teknis (setelah berita acara diserahkan kepada pemohon).