26 Jun 2019

Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai Laksanakan kegiatan Focus Group Discussion Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup

Selasa 25 juni 2019 Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup DDTLH Kota Dumai bertempat di Media Centre Kota Dumai, kegiatan tersebut langsung di buka oleh Wali Kota Dumai H. Zulkifli AS, M.Si, pada acara tersebut Walikota Dumai menyampaikan agar seluruh komponen untuk dapat memberikan masukan guna penyempurnaan dokumen Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Kota Dumai, dan mengharapkan apa yang menjadi pokok diskusi bisa menjadi dasar dan masukan pada Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kota dumai Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai Satrio Wibowo AP, M.Si menjelaskan bahwa Dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, amanat Daya Dukung Dan Daya Tampung Lingkungan Hidup tertuang pada sejumlah pasal, diantaranya Pasal 12 yang menyebutkan bahwa apabila Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) belum tersusun, maka pemanfaatan sumber daya alam dilaksanakan berdasarkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Selain itu, dalam Pasal 15, 16 dan 17 dijelaskan bahwa daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup merupakan salah satu muatan kajian yang mendasari i penyusunan atau evaluasi rencana tata ruang wilayah (RTRW), rencana pembangunan jangka panjang dan jangka menengah (RPJP dan RPJM) serta kebijakan, rencana dan/atau program yang berpotensi menimbulkan dampak dan/atau risiko lingkungan hidup, melalui Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Pada Pasal 19 dinyatakan bahwa untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat, setiap perencanaan tata ruang wilayah wajib didasarkan pada KLHS dan ditetapkan dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Dengan kata lain daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup menjadi inti dari proses penyusunan KLHS dan RPPLH atau lebih jauh lagi menjadi core business dari kelembagaan lingkungan hidup baik di pusat maupun di daerah.

Related Posts

Mencari keseimbangan: Menahan emisi dan memaksimalkan produksi pangan di lahan gambut

GORO MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H

-->